Text
Tetapi virus merah jambu
"Saudaraku tercinta, buku ini merupakan 'jeritan hati saya sebagai seorang Muslim yang terus berusaha memperbaiki diri dan iman. Ya, sebuah jeritan hati usai melihat, mengamati, merekam dan merefleksi fenomena-fenomena sosial yang bertutur tentang keruntuhan sendi-sendi moral bangsa ini sebagai akibat dari gelora cinta, bara asmara, dan libido seksual yang tak terkendali dan tak termenejemeni dengan baik.
"Sungguh, bangsa ini sedang dirundung ancaman serius 'virus cinta-nafsu atau saya lebih senang menyebutnya dengan istilah 'virus merah jambu'. Yaitu, virus cinta yang bangkit dan tumbuh subur karena dorongan fisik, seksual, dan erotisme yang menggelora-gelora tanpa bisa dikendalikan oleh si penderitanya."
Begitulah Ustadz Anif Sirsaeba, seorang dai muda, dan pengarang nasional papan atas kita menyapa para penggemarnya dalam buku terbarunya ini. Di buku ini, Ustadz Anif menyajikan kepada kita segala persoalan "virus cinta" dengan lincah, lancar, mengalir dan apa adanya; kadang meledak-ledak, kadang blak-blakan, tanpa tedheng aling-aling, kadang mendayu-dayu, kadang lembut, tenang, halus, dan dalam.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain